Donald Trump lelucon Briton selesai bahan

Donald Trump lelucon Briton selesai bahan

In golden ball | on 05.05.16 | by | Comments ( 0 )

Jakarta (ANTARA News) – Petinju Inggris Amir Khan telah tertawa pengunjung keras menjelang menghadapi juara kelas menengah WBC judul pertarungan petinju Meksiko Saul dunia “Canelo” Alvarez Minggu pagi jam kemudian, ketika ia mengolok-olok calon presiden AS, Republik Donald Trump.

“Anda tidak pernah tahu, ini bisa menjadi laga terakhir bagi saya dan Canelo di sini, bahwa jika Donald Trump menjadi presiden, jadi … untuk” Khan mengatakan tanpa melanjutkan kalimat dalam konferensi pers di MGM Grand, Las Vegas.

Semua orang yang berada di ruangan tiba-tiba tertawa, tepuk tangan dan peluit panjang.

Khan, petinju Inggris Muslim memiliki catatan 01.01.46, termasuk 32 KO.

Khan meluncurkan komentarnya pada hari yang sama bahwa Trump menjadi satu-satunya bakal calon presiden dari Partai Republik yang masih bertahan, setelah hanya penantang John Kasich berakhir pencalonannya.

Trump membuat bagian kegerahan sendiri karena kebijakan dan kecaman agresif janjinya untuk membuat tembok besar sepanjang perbatasan Meksiko-Amerika Serikat, mendeportasi 11 juta imigrab ilegal dan melarang Muslim masuk US ..

Setelah lelucon, Khan menjadi serius ketika membahas pertemuannya dengan Alvarez menjanjikan untuk melawan yang terbaik Amir Khan.

“Canelo adalah orang yang keras, kuat, tapi bersiaplah untuk apa dia membawa ke ring,” katanya mantan juara dunia dua kali petinju 29 tahun kepada Reuters.

Editor: M Jafar Sidik

Copyright [19459008©] Antara 2016